Suami Istri di Natar Cekcok, Polisi dan Pamong Desa Nemu Sabu 17 Kg

Suami Istri di Natar Cekcok, Polisi dan Pamong Desa Nemu Sabu 17 Kg


Lamsel (LU) - Berniat mendamaikan suami istri yang sedang cekcok di Dusun Srimulyo, Desa Pemanggilan, Natar, Lamsel, aparat Babinkamtibmas dan pamong desa menemukan sabu sebanyak 17 kilogram, Rabu (9/3) sekitar pukul 20.30 malam.


Sabu seberat 17 kilogram yang dikemas dalam 29 paket itu ditemukan di ruang dapur rumah kontrakan terduga pemilik sabu, yakni: Jd warga Dusun Srimulyo, Desa Pemanggilan, Natar.


Berdasarkan info yang diperoleh Lampung Update, peristiwa penemuan narkotika jenis sabu dalam jumlah yang besar itu berlangsung secara tidak sengaja.


Ketika itu, aparat Babinkamtimbas bersama dengan pamong dusun setempat hendak mendamaikan Jd dan seorang perempuan yang diduga sebagai istri Jd.


Karena diketahui perempuan tersebut melapor ke Polsek Natar dengan tuduhan bahwa Jd sang suami pelapor dianggap telah menculik anak mereka.


"Ketika itu si perempuan yang melapor ke Polsek Natar ini bahwa anaknya diculik oleh Jd, yang masih berstatus suaminya sendiri ini," tutur Kadus Srimulyo, Saleh kepada wartawan.


Terduga Jd sendiri diketahui bukan warga asli Dusun Srimulyo, ia bahkan baru mengontrak di rumah tersebut sejak 4 hari yang lalu.


Dalam laporannya, istri terduga menyebut bahwa ia bermaksud menjemput anaknya yang dibawa terduga Jd di kontrakan suaminya tersebut. Istri terduga Jd juga menyebut jika Jd adalah pengguna sabu.


Mendapat laporan tersebut, petugas SPKT Polsek Natar kemudian menginformasikan kepada Babinkamtibmas Desa Pemanggilan untuk menuju ke lokasi kontrakan.


Saleh selaku Kadus Srimulyo ketika itu dihubungi oleh petugas Babinkamtibmas untuk mendampinginya dalam melakukan mediasi antar pasangan suami istri tersebut.


Ketika itu, petugas dan pamong berhasil mendamaikan pasangan suami istri tersebut. Petugas kemudian mengembangkan seputar informasi jika Jd juga adalah pengguna sabu.


Aparat Babinkamtibmas dan pamong desa berusaha membujuk Jd untuk jujur perihal adanya indikasi jika Jd juga menggunakan dan menyimpan sabu.


Saat diperiksa itulah, petugas menemukan alat bekas pakai sabu berupa bong, selain itu petugas juga menemukan puluhan bungkus sabu di balik pintu kamar mandi.


Karena menduga masih ada sabu lainnya yang disimpan Jd, petugas kemudian melakukan penyisiran di tiap ruangan kontrakan tersebut, hingga akhirnya ditemukan lagi paket sabu yang disimpan di dalam rendaman baju.


Benar saja, petugas kembali menemukan sejumlah paket sabu di tumpukan rak piring, sehingga jumlah total barang bukti sabu yang diamankan diperkirakan sebanyak 17 kilo.


Kades Pemanggilan, Hasbi pun membenarkan perihal penemuan paket sabu dalam jumlah yang besar tersebut, hanya saja ia belum bisa memberikan keterangan lebih rinci.


Hingga kini pun belum ada keterangan resmi dari Polsek Natar terkait penemuan sabu tersebut, meskipun tersangka Jd sudah diamankan ke mapolsek setempat. (LU-09)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama