Polsek Kedaton Tangkap Guru Honorer Pelaku Pemerkosaan Siswi

Polsek Kedaton Tangkap Guru Honorer Pelaku Pemerkosaan Siswi

 

Bandar Lampung (LU) - Aparat Polsek Kedaton menangkap H (28) oknum guru honorer di salah satu SMP di Bandar Lampung yang tega melakukan pemerkosaan terhadap siswinya sendiri.


Kapolsek Kedaton, Kompol Atang Syamsuri menjelaskan pelaku ditangkap di sekolah tempat pelaku bertugas.


Penangkapan ini dilakukan setelah petugas menerima laporan dari orang tua korban pada Jumat (11/3) pagi.


Kepada petugas, H mengakui perbuatannya dan melakukan aksi bejatnya itu di salah satu ruang kelas di sekolah tempatnya mengajar.


"Selain memaksa korbannya, pelaku juga mengancam akan menyebarkan video mesum yang ia rekam serta mengancam akan mengeluarkan korban dari sekolah jika menolak permintaan pelaku," jelas Kapolsek Kedaton.


Polisi menjerat pelaku dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


Baca Juga:

- Hamil Muda, Mahasiswi Ditemukan Tewas di Kost Pacar di Sabahbalau 


Siswi Diperkosa Gurunya Sendiri


Seperti diberitakan sebelumnya, seorang guru SMP di Bandar Lampung tega memperkosa siswinya sendiri. Selain itu, pelaku Hp (28) bahkan sempat merekam aksi bejat yang ia lakukan terhadap siswinya tersebut.


Modus yang digunakan pelaku untuk memperkosa Am (15) siswi di salah SMP yang ada di wilayah Kedaton itu adalah berpura-pura meminta korban Am, untuk mengumpulkan tugas dan memintanya datang ke sekolah seorang diri.


Ketika itu, Senin (7/3) pelaku Hp, menghubungi korban untuk datang ke sekolah. Saat korban tiba di sekolah, dan hendak mengumpulkan tugas sekolah, pelaku mulai melancarkan aksi mesumnya.


Korban Am, yang tidak menduga jika gurunya akan bertindak bejat, berusaha menolak namun pelaku terus memaksa dan mengancam akan mengeluarkan korban dari sekolah hingga korban akhirnya menuruti aksi mesum pelaku.


Selain mencabuli korban, pelaku bahkan merekam aksi yang ia lakukan terhadap siswinya tersebut.


Belakangan pelaku kembali meminta korban untuk datang ke sekolah dan mengancam akan menyebarkan video jika korban tak mau menuruti keinginannya.


Karena takut, korban pun datang kembali ke sekolah namun ketika hendak diperkosa, korban berhasil kabur dan melaporkan aksi mesum pelaku kepada orang tuanya.


Mendapat laporan dari anaknya, orang tua korban kemudian melaporkan tindakan bejat pelaku ke Polsek Kedaton. (LU-08)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama