Polda Lampung Ungkap Sindikat Perdagangan Orang, Satu PNS Lamteng Tersangka

Polda Lampung Ungkap Sindikat Perdagangan Orang, Satu PNS Lamteng Tersangka

 

Bandar Lampung (LU) - Direktorat Kriminal Umum, Polda Lampung berhasil mengungkap sindikat perdagangan orang, satu tersangka diantaranya adalah PNS asal Lamteng.


Selain Spa (48) oknum PNS di Lamteng, Polda Lampung juga menetapkan Lw (31). Diketahui, Spa, oknum PNS tersebut menjadi otak dari perdagangan orang berkedok rekrutmen tenaga kerja wanita (TKW).


Direskrimum Polda Lampung, Kombes Reynold Elisa Hutagalung dalam rilisnya, Kamis (10/3) menyebutkan sedikitnya terdapat 9 korban calon TKW yang berasal dari Lamtim yang berhasil direkrut oleh para tersangka ini.


"Tersangka Spa, yang juga PNS ini menjadi otak dari perdagangan manusia ini, dan ada 9 perempuan yang menjadi korban dan berasal dari Lampung Timur," terang Kombes Reynold Elisa Hutagalung.


Ke sembilan korban itu yakni: Rps, S, SK, Rf, Ta, Sp, Es, Ew dan Ywn.


Kasus perdagangan orang dengan modus rekrutmen TKW ini berhasil diungkap Polda Lampung yang bekerjasama dengan Disnaker, Imigrasi dan BP2MI pada Minggu, 15 Januari 2022 lalu yang berhasil menggagalkan pengiriman sebanyak 9 korban.


Peran Spa sebagai dalang perdagangan manusia ini adalah melakukan perekrutan terhadap korban dengan iming-iming dijanjikan bekerja di Singapura dengan gaji hingga Rp. 5,8 juta.


Selain itu, pelaku Spa ini juga diketahui memfasilitasi PT. Bhakti Jaya Persada sebagai perusahaan jasa tenaga kerja yang diduga ilegal dalam proses pengiriman para tenaga kerja ini.


"Selain mencari korban dan mengiming-imingi gaji yang besar, pelaku Spa ini juga yang membayar transportasi para korban ke lokasi perusahaan PT. Bhakti Jaya Persada di Jawa Timur sebelum diberangkatkan ke Singapura," jelasnya lagi.


Disisi lain, pelaku lainnya yakni; Lw bertugas memberikan pelatihan kerja kepada para korban sebelum berangkat ke Singapura.


Kini, lanjut Kombes Reynold Elisa lagi, kedua tersangka akan dijerat dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara karena melanggar pasal berlapis. 


Marak Aksi Rekrutmen TKW


Berdasarkan pantauan Lampung Update, khususnya di media sosial banyak perusahaan maupun perorangan yang melakukan rekrutmen calon tenaga kerja wanita untuk diperkerjakan ke luar negeri dengan iming-iming gaji yang besar.


Bahkan perusahaan ini menjanjikan proses yang cepat termasuk perizinan yang mudah sehingga membuat banyak warga yang tergiur untuk ikut bekerja melalui perusahaan tersebut. (LU-08)

(LU-09)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama