Pembacokan Sekretaris Diskoperindag Tanggamus Dipicu Korban yang Menganggu Istri Pelaku



Tanggamus (LU) - Kasus pembacokan yang menimpa Sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tanggamus, Wawan Haryanto yang dilakukan oleh Ferdinan diduga dipicu karena korban yang menggoda istri pelaku.


Hal ini diakui oleh Rolim, yang juga paman dari pelaku Ferdinan, menurutnya keponakannya itu menyimpan dendam terhadap Wawan Haryanto yang ketika menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Wonosobo pada tahun 2014 lalu kerap menggoda istri Ferdinan, karena kebetulan istri pelaku Ferdinan juga bekerja sebagai tenaga honorer di Kantor Kecamatan Wonosobo.


Aksi korban Wawan itu ternyata diketahui oleh Ferdinan melalui chat dari korban yang dikirim ke ponsel istri pelaku. Bahkan ketika itu, Ferdinan sempat melaporkan ulah Wawan Haryanto ke Bupati Tanggamus dan badan kepegawaian daerah setempat hingga akhirnya Wawan dimutasi ke kantor kecamatan lain.


Rolim memperkirakan Ferdinan keponakannya itu masih menyimpan dendam dan sakit hati terhadap ulah korban Wawan yang menggoda istrinya itu, selain itu Wawan sama sekali tidak pernah meminta maaf kepada dirinya atas tindakannya menggoda istri Ferdinan tersebut.


Hingga puncaknya, terjadi pada Jumat (11/3) sekitar pukul 10.00 kemarin, Ferdinan yang melihat Wawan kemudian beralih ke mobilnya untuk mengambil senjata tajam yang kemudian berujung pada luka bacok pada bagian perut Wawan Haryanto.


Aksi penyerangan itu juga berlangsung cepat, sejumlah saksi yang melihat peristiwa itu kemudian berusaha membujuk Ferdinan untuk menyerahkan clurit yang ia gunakan untuk menyerang Wawan.


Sedangkan pegawai lainnya berusaha membawa Wawan Haryanto ke rumah sakit untuk diobati.


Kasus ini pun sudah ditangani oleh Polres Tanggamus, karena keluarga korban Wawan Haryanto sudah secara resmi melaporkan peristiwa ini ke aparat kepolisian.


Sekretaris Diskoperindag Tanggamus Dibacok Pegawainya


Seperti diberitakan sebelumnya, Sekretaris Diskoperindag Tanggamus, Wawan Haryanto menderita luka bacok di bagian perutnya setelah diserang oleh Ferdinan di ruangannya, Jumat (11/3) sekitar pukul 10.00.


Sejumlah saksi yang melihat peristiwa tersebut tak menyangka akan peristiwa ini, karena pelaku Ferdinan sebelum kejadian bertindak biasa dan sebelum kejadian sempat masuk ke dalam kantor untuk ke toilet. (LU-08)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama