Melawan Dengan Pistol Saat Ditangkap, Pelaku Curamor Tewas Didor

Melawan Dengan Pistol Saat Ditangakp, Pelaku Curamor Tewas Didor


Bandar Lampung (LU)- Melawan dan menembak aparat kepolisian saat ingin ditangkap, pelaku curanmor bersenpi yang sudah beraksi lebih dari 30 TKP atas nama Agus Firnanda (24) warga Gunung Sugih Lampung Timur tewas diterjang timah panas.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Devi Sujana mengatakan telah berhasil ungkap kasus tindak pidana curanmor, dimana hari ini pelaku telah melakukan aksi sebanyak tiga TKP. 

Pelaku ini diduga sudah melakukan aksi curanmor lebih dari 30 TKP di wilayah Bandar Lampung dan ada kemungkinan melakukan aksi diluar Bandar Lampung," katanya Kamis (24/3/2022).

Devi mengungkapkan pelaku ini selalu beraksi pada siang hari, adapun hari ini pukul 15.10 wib terjadi curanmor di belakang Tango Hostel Jalan Sultan Agung, Way Halim.

"Saat melakukan curanmor, pelaku terpergok oleh warga, pelaku tersebut melakukan penodongan kepada warga-warga yang melihat aksi tersebut," ujarnya.

Devi menambahkan setelah mendapat laporan, petugas langsung mendatangi TKP dan mendapati ciri-ciri pelaku berdasarkan hasil penyelidikan. 

Kemudian sekitar dua jam kemudian, tepatnya jam 16.30 wib terjadi juga TKP curanmor di Tanjungkarang Barat dengan korban memiliki motor Honda Scoopy berplat BE 2652 GP," ucapnya.

Devi menambahkan setelah dilakukan penyelidikan, kepolisian mendapati ciri-ciri pelaku curanmor sama dengan TKP yang terjadi sebelum nya, kemudian pelaku ditemui di jalan raya dan dikejar sampai sekitar Jati Agung. 

"Ketika dipepet anggota dan mau berhenti, pelaku langsung melakukan penembakan terarah kepada anggota sebanyak dua kali, kemudian anggota kita secara aturan melakukan tindakan tegas dan terukur. Dimana di TKP tersebut terjadi baku tembak dan kita berhasil melumpuhkan pelaku dengan beberapa tembakan di bagian badannya," lanjutnya.

Devi menjelaskan ciri-ciri pelaku setiap melakukan aksinya selalu membawa senjata api di tangannya, hal ini berdasarkan keterangan saksi dan rekaman cctv. 

"Pelaku ini bertubuh pendek dan gemuk. Ketika tertembak, pistol pelaku terlempar ke selokan. Karena senpi ini rakitan, silindernya pecah, kemudian pelurunya terburai," ujarnya.

Devi menambahkan kemudian melakukan pencarian terhadap peluru tersebut dan mendapati dua selongsong peluru yang sudah ditembak dan satu masih aktif. 

"Sisanya masih kita cari, kemungkinan ada 6 peluru belum ditemukan, kemungkinan terhambur di TKP," ucapnya.

Devi menjelaskan pelaku setelah tertembak langsung dilakukan pertolongan dengan cara membawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, akan tetapi pelaku tersebut tewas di perjalanan menuju rumah sakit. 

"Tersangka ini beraksi berjumlah dua orang, satu lagi masih dalam pengejaran dan identitas nya sudah diketahui," katanya.

Saat ini pelaku sedang dilakukan autopsi dikamar forensik RS Bhayangkara Polda Lampung dan nantinya akan dipulangkan ke kampung halamannya. 

"Dari tangan pelaku barang bukti yang berhasil diamankan yakni Honda Scoopy BE 2652 GP, Senpi rakitan satu dengan selosong 3 satu aktif dua sudah kosong, dompet pelaku, dan satu buah pisau," ucapnya.

Korban, Bulan (19) seorang mahasiswi mengatakan saat itu dia sedang berada di Cafe Sugar Mushe di Jalan Panglima Polim, Segala Mider, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung. 

"Ketahuannya teman saya ngabarin kalau helm saya ada dibawah dan tersusun rapi, lalu kita laporkan ke Polsek TKB," katanya. 

Setelah ditemukan motor korban dan ditembaknya pelaku, Bulan mengaku sangat berterimakasih dan mengucap syukur. 

"Saya berterimaksih kepada Satreskrim Polresta Bandar Lampung karena sudah menemukan motor saya dan juga sudah berhasil menembak pelaku pencuri motor saya," tutupnya (LU13).


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama