Mahasiswi Tewas di Kost Pacar di Sabahbalau, Diduga Akibat Over Dosis

Mahasiswi Tewas di Kost Pacar di Sabahbalau, Diduga Akibat Over Dosis


Bandar Lampung (LU) - AP (20) mahasiswi asal Buyutilir, Gunungsugih, Lampung Tengah ditemukan tewas di salah satu kamar indekost yang ada di Desa Sabahbalau, Tanjungbintang, Lamsel, Minggu (13/3) sore.


Korban juga diketahui tengah hamil ini ditemukan telah terbujur kaku di tempat tidur kost milik kekasihnya tersebut.


Kapolsek Tanjungbintang, Kompol Faria Arista kepada wartawan mengatakan belum bisa merinci kasus kematian mahasiswa ini.


"Masih dalam penyelidikan. Masih melakukan pemeriksaan saksi-saki, yang menemukan pertama kali itu yang nge-kost di tempat kejadian juga," jelasnya.


Ia juga membenarkan dugaan bahwa ketika ditemukan korban dalam keadaan hamil.


Sementara itu, Yuhyi ketua RT di lokasi kejadian menyebutkan jika kamar kost tempat penemuan jasad korban itu dihuni oleh tiga orang pria.


Korban sendiri diketahui kekasih dari salah satu penghuni kost tersebut yang sebelum kejadian bermaksud menginap di kost itu.


"Salah satu pria yang kost disitu menjemput korban di kampus, sedangkan temannya membelikan korban obat karena korban diketahui sedang sakit," jelas Yuhyi.


Belakangan, sore hari setelah korban dijemput, salah seorang penghuni kost melapor jika korban telah meninggal dunia.


Ada dugaan juga, selain tengah hamil, korban mengalami keracunan obat.


Warga Perumahan Bumi Asri Ditemukan Tewas


Sementara itu, warga yang ada di Perumahan Bumi Asri, Jalan Cemara Blok E, Kelurahan Kedamaian, Bandar Lampung dikejutkan dengan dengan seorang penghuni perumahan yang sudah dalam keadaan meninggal di rumahnya.


Tim Inafis Polresta Bandar Lampung yang mendapat laporan warga pun langsung mengevakuasi korban untuk dilakukan visum terhadap kemungkinan penyebab kematian korban.


Menurut keterangan warga, Yamen Tamiyus (62) yang ditemukan meninggal di rumahnya itu sudah tiga hari tidak terlihat di perumahan, padahal mobilnya terparkir di dalam rumah.


Hendra salah seorang warga perumahan mengaku curiga karena korban sudah tiga hari tidak keluar rumah,"whatsapp-nya juga tidak aktif," ujar Hendra.


Kecurigaan warga bermula, ketika ada sejumlah tukang yang sedang bekerja disebelah rumah korban yang melihat banyaknya lalat di rumah korban. (LU-08)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama