Guru Ngaji di Waykanan Tewas Dibegal Saat Jemput Anak dari Pesantren

Guru Ngaji di Waykanan Tewas Dibegal Saat Jemput Anak dari Pesantren


Way Kanan (LU). Keheningan pagi hari Masyarakat Kampung Pisang Indah Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan pecah, disebabkan penemuan mayat pada Jumat, (25/03/2022).


Diketahui mayat tersebut merupakan warga setempat bernama Jaseni (40), ketika ditemukan kondisi mayat sudah bersimbah darah di tengah jalan dalam kondisi meninggal dunia.

 

Sukro, Kepala Kampung Pisang Indah mengatakan, Jaseni diduga menjadi korban begal karena sepeda motor Honda Beat miliknya nya yang ia gunakan untuk menjemput anaknya di pondok pesantren tidak ditemukan di dekat jenazahnya, ditubuh Jaseni ditemukan 3 luka tusuk masing masing di perut, paha dan kaki.


”Kalau kejadian pasnya terus terang saya belum tahu, akan tetapi kira-kira aja jam 6 tadi pagi ada warga saya menemukan Jaseni ini dalam kondisi sudah meninggal dunia di tengah jalan, saya perkirakan korban meninggal dunia karena banyaknya darah yang keluar dari tubuhnya," ujarnya saat dikonfirmasi. Jumat (25/03/2022).


Sukro mengatakan, korban dikenal sebagai seorang guru ngaji, dan pagi itu menjadi kebiasaan rutinnya setiap pagi menjemput anaknya nya yang mondok di Kampung Pisang Baru.


”Anak Almarhum itu setiap sore diantar ke pondok di Kampung Pisang Baru, dan setiap pagi ya jemput kembali dan mungkin kegiatannya yang rutin itu itu telah di dibaca oleh pelaku sehingga pagi itu korban diduga dibegal orang,” ujarnya.


Terpisah Kasatreskrim Polres Way Kanan AKP Andre Try Putra saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan saat ini pihaknya sedang meluncur ke tempat kejadian perkara.


”Mohon doanya agar kasus ini dapat segera terungkap dan yang pasti kami harapkan dengan adanya kejadian ini masyarakat lebih berhati-hati lagi saat berkendara khususnya di tempat-tempat yang sepi,” tegasnya.(LU13)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama