Bocah di Lamtim Ditemukan Tewas dengan Kepala Terpenggal

 

Bocah di Lamtim Ditemukan Tewas dengan Kepala Terpenggal
Lokasi ditemukannya jasad korban. Foto: Ist




Lamtim (LU) - Rafi, bocah kelas 6 sekolah dasar, ditemukan tewas dengan kepala terpenggal di perkebunan yang ada di Dusun Subing Jaya, Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhanratu, Lamtim, Kamis (3/3) pagi.


Ketika ditemukan jasad Rafi, sudah dalam keadaan tewas dengan kepala terpenggal dan sejumlah luka dibagian perut korban.


Kepala Desa Rajabasa Lama, Zunaidi mengatakan saat itu, Rafi pamit dan keluar dari rumahnya untuk mencari durian bersama dua orang temannya sekitar pukul 05.00 pagi.


"Korban pamit mau mencari durian di kebun sekitar pukul 05.00 pagi. Korban berangkat bersama dua temannya, tak lama sekitar pukul 06.30 korban sudah ditemukan dalam kondisi tewas," terang Zunaidi.


Ketika itu, warga yang pertama kali menemukan jasad Rafi, langsung memberitahukan kepada warga dan aparat kepolisian.


Jasad korban sendiri langsung dibawa ke RSUD Sukadana untuk dilakukan otopsi.


Ada dugaan, jika korban tewas akibat berebut buah durian, namun informasi ini masih belum bisa dipastikan kebenarannya.


Sementara itu, aparat kepolisian dari Polres Lamtim yang mendapat laporan dari warga langsung menuju tempat kejadian untuk melakukan olah TKP.

Baca Juga:

- Lagi, Oknum Kades di Lamtim Digerebek Warga Saat Berselingkuh

- Emak di Bandar Lampung Marahi Menteri Perdagangan


Kasat Reskrim Polres Lamtim, AKP Ferdiansyah ketika dikonfirmasi membenarkan penemuan jasad bocah yang dalam keadaan mengenaskan tersebut dan hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.


AKP Ferdiansyah juga membenarkan jika terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Lamtim untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," iya sudah diamankan (terduga pelaku) di mapolres," ujarnya. 


Kasus ini juga sempat membuat geger warga, dan berdasarkan pantauan Lampung Update masih banyak warga yang melihat lokasi tempat kejadian ditemukannya korban. 


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari keluarga korban. (LU-08)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama