Mini Market Sengaja Simpan Minyak Goreng untuk Dijual ke Restoran



Pringsewu (LU) - DPRD Pringsewu mendapatkan mini market yang sengaja menyimpan puluhan liter minyak goreng untuk dijual ke restoran cepat saji.


Dalam sidak yang dilakukan Komisi II dan IV DPRD Pringsewu beserta sejumlah unsur terkait seperti petugas Pol-PP, Senin (14/2) kemarin, anggota dewan banyak menemukan pendistribusian minyak goreng yang tidak sesuai oleh pihak mini market dalam hal ini mini market jaringan ritel.


Padahal, pemerintah sudah menegaskan jika minyak goreng subsidi tersebut diutamakan untuk kebutuhan masyarakat dan bukan untuk pengusaha restoran.


Ironisnya lagi, mini market yang berlokasi di dekat Tugu Bambu Kabupaten Pringsewu tersebut sengaja mengosongkan rak tempat memajang minyak goreng dan memasang tulisan minyak goreng kosong.


Padahal, ketika petugas Satpol-PP melakukan pemeriksaan ke dalam gudang mini market ternyata ditemukan sebanyak 56 liter minyak goreng yang sengaja disimpan.


Belakangan diketahui jika stok minyak goreng itu akan dijual ke salah satu restoran siap saji yang ada di Pringsewu.


"Waktu kita cek di rak penjualan ada tulisan minyak goreng kosong, tapi waktu kita periksa ke gudang ternyata ada 56 liter minyak goreng yang menurut pengakuan pegawai mini market mau dijual ke restoran, ini kan menyalahi," tegas Ketua Komisi II DPRD Pringsewu, Maulana M. Lahudin.


Hal serupa juga ditemukan pada mini market yang ada tepat di depan RSMH Sidoharjo. Di mini market ini petugas juga menemukan sedikitnya dua dus minyak goreng yang juga sengaja disimpan untuk dijual ke restoran siap saji di Pringsewu.


Ironisnya, di mini market tersebut sedang ramai warga khususnya ibu-ibu yang sudah mengantre sejak lama untuk memperoleh minyak goreng meski hanya satu liter.


Tak ayal, Maulana M. Lahudin serta Ketua Komisi IV, Suryo Cahyono memerintahkan pegawai mini market untuk memberikan minyak goreng yang hendak dijual ke restoran siap saji tersebut kepada ibu-ibu yang sudah sejak pagi mengantre minyak goreng.


Viral


Belakangan hasil temuan DPRD Pringsewu terhadap mini market yang sengaja menyimpan minyak goreng untuk dijual ke restoran siap saji mendapat respon dari netizen yang mendesak aparat untuk mengungkap masalah ini.


"Pantesan di mini market selalu kosong, padahal stoknya ada, rupanya dijual ke restoran, padahal kami sudah antri sejak pagi tapi tetap saja dibilang tidak ada," keluh Eva Sislinda warga setempat.


Sementara itu, warga lainnya mendesak pemerintah untuk menindak tegas mini market yang sengaja menyimpan minyak goreng untuk dijual ke pihak lain hanya untuk mencari keuntungan sepihak.


"Tolong ditindak pak polisi, kami susah mencari minyak goreng kemana-mana ternyata disimpan oleh mini market, ini kan sudah keterlaluan. Kami masyarakat kesusahan mau masak, mereka semaunya menjual ke restoran, itukan minyak subsidi untuk masyarakat bukan untuk restoran," tutur Rina Yanti. (LU-08)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama