Bejat! Guru SD di Pesisir Barat Tega Cabuli 13 Muridnya

Pelaku B saat diamankan aparat kepolisian


Pesisir Barat (LU) - Aksi yang dilakukan oleh B, guru di SDN 105 Pekon Penengahan, Kecamatan Lemong, Pesisir Barat ini sungguh bejat. Ia tega melakukan aksi pencabulan terhadap 13 murid perempuannya.


Modus yang dilakukan pelaku adalah dengan mengiming-imingi para korbannya untuk dijadikan sebagai anggota pasukan pengibar bendera (paskibraka).


Kebanyakan korbannya masih berusia di bawah umur antara usia 8 tahun sampai 11 tahun yang juga berstatus sebagai murid pelaku B.


Bahkan aksi pencabulan yang dilakukan pelaku terhadap anak di bawah umur ini sudah dilakukan sejak bulan Maret 2020 hingga Desember 2021 lalu.


Kanit Reskrim Polsek Pesisir Utara, Ipda Meidi dalam keterangannya mendampingi Kapolres Lambar menjelaskan kronologi aksi yang dilakukan oleh pelaku dengan modus diberikan iming-iming tertentu.


Saat itu, pelaku B meminta korbannya untuk datang ke perpustakaan sekolahnya. Ketika korban datang, pelaku yang sudah menunggu di ruang perpustakaan sekolah itu, pelaku kemudian menjanjikan akan menjadikan korban sebagai salah satu anggota paskibraka di sekolah tersebut.

 

Setelah itu, pelaku kemudian memaksa membuka celana rok seragam korban dan meraba bagian vital korban yang masih di bawah umur tersebut.


Ketika melakukan aksinya itu, pelaku sempat berujar kepada korban bahwa jika ingin menjadi anggota paskibraka sekolah maka harus melalui tes secara fisik.


Beruntung korban langsung melawan dan melarikan diri pulang ke rumahnya. Ketika berada di rumah, ibu korban melihat anaknya itu dalam keadaan sedih dan bertanya kepada putrinya, kemudian korban mencerita perihal tindakan asusila yang dialaminya oleh pelaku B.


Mendengar pengakuan putrinya itu, ibu korban langsung menceritakan peristiwa yang menimpanya kepada kerabatnya yang kemudian tindakan asusila itu dilaporkan kepada aparat kepolisian Polsek Pesisir Utara.


Aparat kepolisian yang mendapat laporan dari keluarga korban segera bertindak cepat dan melakukan penangkapan terhadap pelaku.


"Berdasarkan keterangan pelaku ternyata ada 13 korban yang telah ia lakukan aksi pencabulan," terang Kanit Reskrim Polsek Pesisir Utara ini lagi.


Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya pakaian dan pakaian dalam milik korban serta hasil visum terhadap korban.


Sejumlah korban yang menjadi aksi bejat pelaku pun sejauh ini masih mengalami trauma karena aksi yang dilakukan pelaku sama sekali tidak mencerminkan tindakan seorang guru.


Kasus ini bahkan sempat viral dan membuat geram para netizen yang mendesak aparat kepolisian untuk memberi hukuman berat kepada pelaku karena tindakannya itu sudah merusak masa depan dan membuat trauma para korbannya.


Bahkan beberapa netizen menyarankan aparat kepolisian untuk memberikan hukuman kebiri kepada pelaku karena perbuatannya yang dilakukan terhadap muridnya sendiri yang masih di bawah umur.


"Bila perlu dihukum kebiri saja, biar pelaku jera karena tindakannya itu sudah terbilang bejat dan merusak masa depan anak-anak yang masih di bawah umur dan masih memiliki masa depan yang panjang," ujar salah seorang netizen.  (LU-09)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama