Otak Atik Pasangan Capres ala Indikator Politik Indonesia

 



Anies Baswedan - Sandiaga Uno

Jakarta (LU) - Gaung pilpres sudah mulai terasa. Selain survey-survey politik perihal calon presiden potensial pengganti Jokowi, otak atik pasangan capres pun mulai disimulasi.

Seperti yang dilakukan Indikator Politik Indonesia yang mulai menyandingkan sejumlah tokoh nasional sebagai pasangan capres paling ideal 2024 mendatang.

"Ini betul-betul statistik. masing-masing saling unggul, perbedaannya sangat tipis khususnya pada tiga pasangan ini," papar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat pemaparan survei secara daring, Minggu (5/12), seperti dikutip dari merdeka.com.

Indikator membagi simulasi menjadi tiga poros utama. Pertama, menyandingkan Anies Baswedan dengan Erick Thohir. Kemudian, Gandjar Pranowo-Airlangga Hartarto dan Prabowo Subianto-Puan Maharani.

Outputnya, Prabowo-Puan unggul dengan meraih dukungan 29.6 persen, selisih tipis dari Ganjar-Airlangga (28,8 persen), Anies-Erick (28,2 persen).

Poros kedua, pasangan Anies-Sandi, Ganjar-Erick dan Prabowo-Puan. Hasilnya, pasangan Ganjar-Erick memuncaki dukungan dengan 31,1 persen, tapi sangat tipis selisihnya jika dibanding dengan pasangan Anies-Sandi (30,8 persen). Sedang, Prabowo-Puan menyusul dengan 28,1 persen.

Survey ini dilakukan secara tatap muka dari tanggal 2-6 November 2021 lalu dengan metode sampel multistage random sampling yang dilakukan terhadap 2020 responden dengan tingkat margin of error sekitar 2,9 persen di tingkat kepercayaan 95 persen.

Seperti diketahui, sejumlah tokoh nasional sudah mulai melakukan sosialisasi dengan memasang banner-banner politik maupun melalui media sosial.

Sebut saja, Puan Maharani, Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto. Sementara tokoh nasional lainnya seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan maupun Sandiaga Uno membangun komunikasi pencitraan melalui kerja-kerja mereka sebagai pejabat publik baik di kementerian maupun sebagai gubernur. (redLU)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama